Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari 295 Kopdes di Blora, Baru Satu Unit Yang Beroperasi

M
Penulis: M. Nurkhozim❯
BEROPERASI : Kopdes Trumblulrejo Ngawen mulai beroperasi. Bupati ingin kopdes lain menyusul.
BEROPERASI : Kopdes Trumblulrejo Ngawen mulai beroperasi. Bupati ingin kopdes lain menyusul.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sebanyak 295 koperasi desa merah putih sudah mengantongi legalitas. Namun, hingga kini diketahui baru satu kopdes yang di-launching, Pemkab berharap kopdes lain segera meresmikan unit usahanya agar koperasi yang baru saja terbentuk bisa berkelanjutan. Rencananya pemkab bakal berikan pendampingan.


Advertisement

Satu kopdes yang sudah resmi beroperasi ada di Desa Trembulrejo Kecamatan Ngawen. Dengan unit usaha menjual berbagai komoditas produk makanan ringan dari UKM ibu-ibu desa, kerajinan, sembako, hingga kebutuhan sehari-hari.

Bupati Arief Rohman mengatakan, saat ini semua kopdes sudah berakte dengan SK pendirian yang sah secara hukum. Setiap kopdes diharapkan membentuk unit usaha yang berpotensi mengembangkan desa.

“Dimulai dari Trembulrejo kami minta desa-desa lainnya bisa segera launching seperti ini, sesuai unit usaha yang akan dibuka di kopdes masing-masing,” tambah Bupati.

Advertisement

Arief menegaskan, Kopdes Trembulrejo menjadi yang pertama diresmikan operasionalnya. Dirinya berharap program serentak dari pemerintah pusat bisa terus berkembang dan berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan maupun kelurahan.

“Saya berharap, ini akan bisa berkelanjutan dan harganya bisa bersaing. Agar Pak Kades dan pengurus lainnya bisa melakukan inovasi.

Pihaknya memastikan Pemkab Blora melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (DIndagkop UKM) serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD) akan terus memberikan pendampingan pengembangan kopdes.

Advertisement

“Selain pendampingan, juga melakukan supervisi secara berkala. Termasuk menghubungkan pihak Koperasi Desa atau Koperasi Kelurahan dengan berbagai stakeholder usaha yang terkait,” terangnya.

Ia mencontohkan, jika usahanya jual beli beras, maka akan dihubungkan dengan Bulog, kemudian gas elpiji seperti apa. Kita menunggu regulasi terbaru nantinya,” lanjut Bupati.

Sementara itu, Kepala Dindagkop UKM Blora, Kiswoyo, membenarkan jika 271 Desa dan 24 Kelurahan kopdes sudah terdaftar dan memperoleh akta SK pendirian yang berbadan hukum. Kini perlu langkah selanjutnya, yakni peresmian unit usaha.

“Kami akan segera mendorong agar desa-desa lainnya juga segera membuka unit usahanya sesuai potensi desanya masing-masing,” ungkap dia. (luk/zim)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Prabowo Mundur Usai Lolos Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih Viral di Sosmed, Soroti Belum Jelasnya Gaji hingga Denda 100 Juta

Prabowo Mundur Usai Lolos Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih Viral di Sosmed, Soroti Belum Jelasnya Gaji hingga Denda 100 Juta

Polemik rekrutmen Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, seorang peserta yang mengaku telah lolos seleksi memutuskan mengundurkan diri dan mengungkap alasannya melalui media

Status Manajer Kopdes Berubah Lagi, Bukan Pegawai BUMN? Ini Penjelasan Pemerintah

Status Manajer Kopdes Berubah Lagi, Bukan Pegawai BUMN? Ini Penjelasan Pemerintah

Status manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) kembali menjadi perhatian setelah muncul pernyataan berbeda mengenai status kepegawaian mereka.

Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Viral, Denda Rp100 Juta Jika Mundur Jadi Sorotan

Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Viral, Denda Rp100 Juta Jika Mundur Jadi Sorotan

Rekrutmen Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tengah menjadi perhatian publik setelah beredarnya dokumen surat pernyataan yang memuat sejumlah ketentuan bagi peserta yang lolos seleksi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer